Ibu-ibu Petani Kembangkan Holtikultura

KPA/Jakarta: Tema diskusi Jumatan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), 12 Desember 2014, adalah “Peran Perempuan Dalam Gerakan Reforma Agraria dan Membangun Pertanian Holtikultura”. Diskusi yang berlangsung di kantor KPA ini, diawali dengan menonton film tentang perjuangan dan peran perempuan dalam merebut hak atas tanah di Kulonbambang.

Dewi Kartika, Wakil Sekjend KPA mengatakan “diskusi yang diawali dengan pemutaran film ini sebenarnya bertujuan untuk menceritakan peran perempuan yang berhasil merebut hak atas tanah dari PT Sari Bumi Kawi”. “Perjuangan kaum hawa ini tentu saja bersama-sama dengan kaum adam”, tungkasnya.

Salah satu adegan film tersebut adalah menampilkan cara ibu-ibu memulai pertanian organik yang telah hilang. Budaya pertanian ini hilang karena selama empat (4) generasi warga Kulonbambang menjadi buruh tani di PT SBK. Setelah berhasil mendapatkan tanah secara sah dari pemerintah pada 5 Oktober 2011, maka mereka mulai menata pengelolaan lahan pertanian yang ada dipekarangan mereka. Menurut Dewi, pengelolaan pekarangan menjadi lahan pertanian kecil bisa mengurangi tingkat konsumtif ibu-ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti sayur-sayuran.

Pengelolaan lahan pekarangan ini juga masih dalam rangka uji coba Desa Maju Reforma Agraria (DAMARA). Selain KPA, lembaga yang mendukung aktivitas pertanian Holtikultura ini adalah Institute Women’s Empowerment (IWE). Jika percobaan ini berhasil maka akan menjadi sebuah model pengembangan pertanian holtikultura yang bisa dicontoh oleh ibu-ibu petani lainnya. (AGP)

Tag : 

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934