20 Hari Lagi Munas VI KPA

JAKARTA (6/2/13) — Persiapan Munas VI KPA terus berlangsung. Secara internal gerakan agraria, Munas KPA kali ini memiliki momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali dan memperkuat gairah perjuangan rakyat dalam mendorong pelaksanaan reforma agraria di Indonesia. Terus tumbuh dan berkembangnya organisasi rakyat serta kian sengitnya perlawanan rakyat atas praktek kebijakan negara yang menyingkirkan hak rakyat atas tanah dan kekayaan alamnya menjadi konteks sosial-politik dari gerakan reforma agraria dewasa ini.

Munas VI KPA diselenggarakan dalam situasi internal gerakan agraria yang terus berkembang di berbagai sisi. Namun harus diakui juga ada fenomena yang nampak jalan di tempat di sisi yang lainnya. Kemandekan proses-proses pendidikan sistematis dan kaderisasi aktivis gerakan agraria sering mengemuka dalam berbagai forum diskusi, evaluasi, refleksi, serta kritik dan otokritik yang dilakukan KPA dalam 3 (tiga) tahun terakhir.

KPA kini sedang ditantang secara internal untuk memperjelas dan memperkuat jatidiri karakter gerakan kerakyatannya. Sebagai gerakan sosial atau gerakan rakyat, KPA mesti terus berbenah dan menata organisasi. Karenanya, Munas KPA menjadi panggung penting untuk melakukan refleksi dan konsolidasi gerakan agraria secara nasional. Seperti diamanatkan Anggaran Dasar KPA, Dewan Nasional berkewajiban “Menyelenggarakan Musyawarah Nasional” (Pasl 17, ayat 2). Untuk itu, Dewan Nasional bersama Tim Kerja Seknas KPA telah berusaha melakukan langkah-langkah persiapan menuju pelaksanaan Munas VI KPA.

Salah satu tahap penting persiapan menuju Munas KPA adalah verifikasi keanggotaan. Untuk Munas kali ini, verifikasi sudah dilakukan secara bertingkat mulai dari level basis, wilayah sampai nasional. Di tingkat basis dan wilayah, semua anggota “diperiksa ulang” keberadaan dan konsistensinya pada perjuangan agraria. Yang melakukan verifikasi ialah pengurus KPA Wilayah bersama anggota Dewan Nasional di region yang bersangkutan. Panitia Munas di Seknas KPA mengkoordinasikan proses verifikasi tersebut agar berjalan objektif dan faktual.

Berdasarkan laporan hasil verifikasi dari pengurus KPA di wilayah itulah, Panitia Munas di Seknas KPA menetapkan daftar peserta/anggota yang kemudian akan diundang untuk hadir di dalam Munas VI KPA. Seperti diberitakan sebelumnya, Munas VI KPA akan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 2013. Munas kali ini rencananya akan menghadirkan seluruh anggota KPA. Merujuk daftar hasil verifikasi sampai Rabu, 6 Februari 2013 (pukul 11.00 wib) jumlah anggota KPA ialah sebanyak 162 lembaga, dengan rincian 86 dari organisasai rakyat, dan 76 Ornop. Seluruh calon peserta Munas KPA ini sudah melalui proses verifikasi dan divalidasi oleh KPA Wilayah dan Dewan Nasional KPA sebelumnya.

Mari terus siapkan Munas VI KPA untuk memajukan gerakan reforma agraria berbasis kekuatan sejati rakyat. ***tanisa***JAKARTA (6/2/13) — Persiapan Munas VI KPA terus berlangsung. Secara internal gerakan agraria, Munas KPA kali ini memiliki momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali dan memperkuat gairah perjuangan rakyat dalam mendorong pelaksanaan reforma agraria di Indonesia. Terus tumbuh dan berkembangnya organisasi rakyat serta kian sengitnya perlawanan rakyat atas praktek kebijakan negara yang menyingkirkan hak rakyat atas tanah dan kekayaan alamnya menjadi konteks sosial-politik dari gerakan reforma agraria dewasa ini.

Munas VI KPA diselenggarakan dalam situasi internal gerakan agraria yang terus berkembang di berbagai sisi. Namun harus diakui juga ada fenomena yang nampak jalan di tempat di sisi yang lainnya. Kemandekan proses-proses pendidikan sistematis dan kaderisasi aktivis gerakan agraria sering mengemuka dalam berbagai forum diskusi, evaluasi, refleksi, serta kritik dan otokritik yang dilakukan KPA dalam 3 (tiga) tahun terakhir.

KPA kini sedang ditantang secara internal untuk memperjelas dan memperkuat jatidiri karakter gerakan kerakyatannya. Sebagai gerakan sosial atau gerakan rakyat, KPA mesti terus berbenah dan menata organisasi. Karenanya, Munas KPA menjadi panggung penting untuk melakukan refleksi dan konsolidasi gerakan agraria secara nasional. Seperti diamanatkan Anggaran Dasar KPA, Dewan Nasional berkewajiban “Menyelenggarakan Musyawarah Nasional” (Pasl 17, ayat 2). Untuk itu, Dewan Nasional bersama Tim Kerja Seknas KPA telah berusaha melakukan langkah-langkah persiapan menuju pelaksanaan Munas VI KPA.

Salah satu tahap penting persiapan menuju Munas KPA adalah verifikasi keanggotaan. Untuk Munas kali ini, verifikasi sudah dilakukan secara bertingkat mulai dari level basis, wilayah sampai nasional. Di tingkat basis dan wilayah, semua anggota “diperiksa ulang” keberadaan dan konsistensinya pada perjuangan agraria. Yang melakukan verifikasi ialah pengurus KPA Wilayah bersama anggota Dewan Nasional di region yang bersangkutan. Panitia Munas di Seknas KPA mengkoordinasikan proses verifikasi tersebut agar berjalan objektif dan faktual.

Berdasarkan laporan hasil verifikasi dari pengurus KPA di wilayah itulah, Panitia Munas di Seknas KPA menetapkan daftar peserta/anggota yang kemudian akan diundang untuk hadir di dalam Munas VI KPA. Seperti diberitakan sebelumnya, Munas VI KPA akan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 2013. Munas kali ini rencananya akan menghadirkan seluruh anggota KPA. Merujuk daftar hasil verifikasi sampai Rabu, 6 Februari 2013 (pukul 11.00 wib) jumlah anggota KPA ialah sebanyak 162 lembaga, dengan rincian 86 dari organisasai rakyat, dan 76 Ornop. Seluruh calon peserta Munas KPA ini sudah melalui proses verifikasi dan divalidasi oleh KPA Wilayah dan Dewan Nasional KPA sebelumnya.

Mari terus siapkan Munas VI KPA untuk memajukan gerakan reforma agraria berbasis kekuatan sejati rakyat. ***tanisa***

Tag : 

Berita Lainnya

Liputan Khusus

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934