MARI SUKSESKAN MUNAS KPA

JAKARTA (5/2/13) — Tak terasa usia Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) kian beranjak dewasa. Sejak dideklarasikan pada tanggal 24 September 1994, KPA kini telah berusia 18 tahun lebih. Sebagai sebuah organisasi yang sehat, KPA punya mekanisme untuk melakukan penyegaran gagasan, strategi, dan personilnya melalui Musyawarah Nasional yang digelar setiap periode, yakni 3 tahun sekali.

Tahun ini, KPA akan menggelar Munas ke-VI di Asrama Pondok Haji Pondok Gede, Jakarta, mulai tanggal 25 hingga 28 Februari 2013. Sehari sebelum forum tertinggi organisasi KPA ini akan diselenggarakan Konferensi Nasional Ekonomi Politik Agraria Indonesia (Senin, 25 Februari 2013). Konferensi ini didukung oleh belasan lembaga yang segaris perjuangan dengan KPA dalam memperjuangkan pelaksanaan reforma agraria di Bumi Nusantara. Konferensi ini akan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan gerakan dan juga jaringan kerja KPA.

Munas KPA kali ini (26-28 Februari 2013) rencananya akan dihadiri oleh sekitar 300 pimpinan organisasi anggota KPA dari berbagai penjuru Tanah Air. Kehadiran anggota KPA ini dikoordinasikan oleh Seknas KPA, KPA Wilayah, dan Dewan Nasional KPA dari 10 region. Kesepuluh region tersebut meliputi: Sumatera bagian utara dan selatan; Jawa bagian barat, tengah, dan timur; Nusa Tenggara dan Bali; Kalimantan bagian barat dan timur; serta Sulawesi bagian utara dan selatan.

Sebagaimana diketahui, anggota KPA adalah organisasi-organisasi non-pemerintah (LSM) dan organisasi rakyat yang bergerak di lapangan petani, buruh, nelayan, masyarakat adat, dan rakyat miskin lainnya. Pada umumnya, anggota KPA ialah organisasi rakyat yang sebelumnya menjadi korban politik agraria yang dijalankan oleh negara, berupa korban kasus-kasus sengketa tanah atau konflik agraria. Kemudian, organisasi rakyat korban konflik ini bertransformasi menjadi organisasi gerakan rakyat yang memperjuangkan keadilan agraria dalam bentuk serikat, dan sebagainya. Sebagian besar organisasi rakyat yang tergabung di KPA ialah perkumpulan para “korban” yang menjadi “pejuang”. Sejak awal, semangat kebersamaan dan solidaritas menjadi modal dasar perjuangan agraria di KPA.

Melalui Munas VI KPA ini diharapkan akan terjadi evaluasi dan refleksi kritis, serta kritik oto-kritik yang tajam atas perjalanan KPA selama ini. Di samping itu, diharapkan juga akan lahirnya rumusan gagasan-gagasan dan strategi gerakan yang baru sesuai konteks perkembangan dan dinamika internal maupun eksternal organisasi.

Agar Munas VI KPA ini sukses, tentu saja perlu dukungan dan kerjasama yang baik antar berbagai unsur yang ada di dalam tubuh KPA. Komunikasi dan sinergi perlu ditingkatkan antara sesama pengurus, baik Sekretariat Nasional, Dewan Nasional, Dewan Pakar, maupun KPA Wilayah. Kehadiran dan peran aktif dari Anggota KPA dalam Munas VI KPA menjadi penentu bagi perumusan arah dan strategi perjuangan KPA ke depan.

Mari sukseskan Munas VI KPA. Mari bergerak bersama. ***tanisa***

Tag : 

Berita Lainnya

Liputan Khusus

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934