Inti Reforma Agraria adalah Redistribusi Tanah

Republika.co.id

Kamis 22 March 2018 06:02 WIB

Pemerintah dianggap lupa bahwa inti dari reforma agraria adalah redistribusi tanah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Dewan Konsorsium Pembaruan Agraria Iwan Nurdin menjelaskan, kepemilikan tanah bagi masyarakat Indonesia itu kecil. Menurutnya, petani di Indonesia hanya mempunyai tanah sebanyak 0,3 hektar dan itu tidak cukup untuk dilegalisasi.

Iwan mengatakan, legalisasi tanah tidak cukup untuk kesejahteraan para petani. Dalam undang-undang tertulis, setiap petani minimal memliki tanah dua hektar. ?

Ia menambahkan, selama ini yang perlu dilakukan adalah penataan ulang strukturnya. Siapkan kebutuhan para petani, kemudian siapkan sertifikasi tanah. Jika selama ini pemerintah selalu menjalankan legalisasi tanah. Menurutnya, pemerintah lupa bahwa inti dari reforma agraria adalah redistribusi tanah.

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934