Dana Darurat KNPA Melawan Kriminalisasi

Dana Darurat KNPA sudah mulai dipergunakan untuk membantu para petani yang dikriminalisasi di 3 kasus berbeda.  Setidaknya saat ini (9/5) tengah terjadi 3 kasus kriminalisasi yang berhasil dilaporkan ke KNPA. Ketiganya adalah Kasus Kriminalisasi Rismaludin, Petani dari Muara Enim untuk yang kedua kalinyaKasus Kriminalisasi 3 Petani dari Kendal; dan Kasus Penggusuran 54 Kk Penduduk Transmigran di wilayah Konawe Selatan.

Padahal hingga saat ini, terhitung sudah ada 6 kasus yang mengajukan Permohonan Dana Darurat ke KNPA tetapi hanya 3 kasus tadi yang berhasil disetujui.

Sayangnya, Dana Darurat ini baru hanya dipergunakan untuk penanganan situasi-situasi darurat; dan belum sampai untuk advokasi pencegahan kriminalisasi itu sendiri. Sehingga tidak semua kasus tergolong dalam kriteria yang mendapatkan Dana Darurat.

Di luar 3 kasus tadi mungkin masih ada juga kasus-kasus kriminalisasi petani yang terjadi. Masalah akses dan belum adanya pendampingan dari jaringan KNPA menjadi hambatan kasus-kasus kriminalisasi yang lain untuk dilaporkan ke KNPA.

Kami berharap dengan masuknya laporan dan permohonan Dana Darurat ke KNPA bisa menunjukan seberapa besar ancaman kriminalisasi itu terhadap Petani dan Aktifis Pejuang Agraria; seberapa banyak konflik agraria; dan juga abainya Pemerintah terhadap Hak-hak Rakyatnya, terutama Hak atas Tanah.

Tag :  Kampanye

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934