Konflik Perhutani: Tiga Petani Jember Ditangkap

Jakarta-KPA: Gara-gara 12 ranting pohon mahoni, tiga orang petani Jember ditangkap.  Hingga kini mereka masih ditahan di Polsek Panti, Kabupaten Jember.

Selain dijebloskan ke dalam sel Polsek Panti, Kab. Jember, tiga orang petani anggota LMDH Rengganis juga dianiaya oleh pihak Polhut KPH Jember. Berikut kronologis penangkapan yang dikirim oleh Serikat Petani Jember (Sekti) anggota KPA:

Kronologi Penangkapan

Telah terjadi penangkapan tiga orang petani, 1 orang pemilik lahan dan 2 buruh oleh polmob/polhut KPH Jember hari Sabtu 12 Januari 2013 + pukul 11.00 di wilayah Sembah Pokang petak Suci. Tuduhan yang dikenakan kepada ketiga orang ini adalah pengambilan kayu mahoni sebanyak 12 batang padahal yang dilakukan adalah melakukan perempesan (pengurangan) cabang bukan pemotongan kayu. Urutan kejadiannya sebagai berikut (berdasarkan keterangan yang diberikan kepada ketua LMDH Rengganis Pakis-Badean Jember oleh p.Rizal (40 tahun) salah seorang yang tertangkap) :

  • Pukul 06.00 wib hingga 10.30 wib mereka bertiga (p.Rizal dan 2 orang buruh) bekerja seperti biasa di kebun
  • Kira-kira 25 menit kemudian beberapa petugas polmob/polhut KPH Jember mendatangi mereka dan menanyakan mengapa pohon mahoni yang ada di rempesi
  • Sempat terjadi adu mulut antara petani dan polmob/polhut KPH Jember
  • Tanpa sempat memberikan penjelasan lebih jauh, ketiga orang ditangkap oleh polmob/polhut
  • Saat proses penangkapan ini terjadi beberapa kali kekerasan yang dilakukan oleh polmob/polhut KPH Jember yaitu dengan menempeleng sebanyak dua kali dan pemukulan kearah perut kepada p.Rizal.
  • Kemudian sekitar pukul 13.00 wib, ketiga orang ini dibawa ke polsek Panti Jember dan diadukan telah melakukan pengambilan kayu tanpa izin.
  • Pukul 16.00, ketua LMDH Rengganis Hartono diberi tahu bahwa 3 orang anggota LMDH Rengganis ditangkap polmob/polhut KPH Jember dan telah ditahan di polsek Panti
  • Pukul 16.30, ketua LMDH Rengganis turun untuk melakukan mengecek kebenaran berita tersebut dan melakukan pendampingan kepada korban.
  • Kemudian kepala desa Badean juga ikut mendatangi polsek Panti karena ketiga orang ini merupakan warga desa Badean kecamatan Bangsalsari
  • Hingga pukul 21.00 malam tadi, lobi yang dilakukan oleh dua orang ini (ketua LMDH Rengganis dan kepala desa Badean) untuk menangguhkan penahanan belum membuahkan hasil
  • Pukul 22.00 diambil keputusan untuk meneruskan kejadian ini karena telah terjadi tindak kekerasan oleh personel polmob/polhut KPH Jember.
  • Hingga kronologi ini disusun ketiga orang petani masih berada di tahanan polsek Panti.

Atas peristiwa tersebut, mereka mohon solidaritas dan dukungan dari  berbagai kalangan. Surat dukungan dan solidaritas dapat dikirim melalui fax ke alamat: Perum Perhutani KPH Jember. Jln. Letjen S. Parman 6 Jember. Telp. ( 0331)-336841, 336885 | Fax . (0331)-336421.

Sidik Suhada

Tag : 

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934