HTN 2017: Gerakan Tani Jawa Tengah Soroti Berbagai Persoalan Agraria Jelang Hari Tani Nasional 2017

Benni Wijaya

Semarang (kpa.or.id) – Gerakan Tani se-Jawa Tengah tengah bersiap menyongsong Hari Tani Nasional 2017 (HTN 2017) yang bakal jatuh pada tanggal 24 September 2017. Situasi ini terlihat dalam rapat konsolidasi ke-2 persiapan HTN 2017 yang diselenggarakan di Semarang, Kamis, (14/9) lalu.

Sebelumnya, aliansi yang diberi nama Aliansi Kaum Tani (SIKAT) Jawa Tengah ini juga telah menyelenggarakan pertemua pertama pada Kamis, (7/9). Aliansi ini terdiri dari Organisasi Tani (OR), NGO, mahasiswa dan beberapa elemen gerakan lainnya diantaranya KPA Jateng, Walhi jateng, API Jateng, AGRA Jateng, LBH Semarang, PMII, IMM, BEM UMS, PPRI, PERMAHI,LKTS, FNKSDA, FPPI, Kawulo Alit, dan PPSW.

Berbagai persoalan agraria menjadi fokus SIKAT dalam menyongsong HTN tahun ini, diantaranya Perhutanan Sosial (PS), ketimpangan penguasaan lahan, konflik agrarian, Rapergub Pelintan, Kartu dan Asuransi Tani, Surokonto-Wetan, hingga polemik pembanguan semen Rembang yang tak kunjung selesai hingga saat ini.

Mengawali pertemuan, Korwil KPA Jateng, Purwanto menyampaikan poin-poin pertemuan sebelumnya serta menyampaikan beberapa persoalan yang belum usai dibahas, diantaranya soal isu penolakan PS, teknis aksi, perluasan jaringan.

Selama ini kita sudah merasa bosan dengan audiensi-audiensi yang jarang ditindaklnjuti. Soal penolakan atau mendukung PS sebenarnya perdebatannya sudah selesai di lingkaran kita, dan kemudian diserahkan ke  serikat tani masing-masing untuk segera dipelajari dan tindalnjuti di lapangan,” tutur Purwanto.

PS bisa jadi upaya untuk mengkerdilkan Reforma Agraria. Empat isu yang sudah kita susun sebenarnya sudah memasukkan sikap penolakan terhadap PS,” tambah Purwanto.

Aksi peringatan HTN 2017 sendiri akan dilaksanakan pada hari Minggu, (24/9) atau bertepatan dengan jatuhnya HTN 2017 yang akan dilaksanakan di depan kantor Gubernur Jawa Tengah dengan estimasi massa sekitar 300 orang.

Beberapa isu yang disepakati untuk dibawa dalam peringatan HTN 2017 ini adalah, 1) Penolakan Perhutanan Sosial; 2) penguatan konsolidasi gerakan tani di Jawa Tengah; 3) pengawalan Rapergub Perlindungan dan Pemberdayaan Petani; 4) kartu dan asuransi tani; 5) kriminalisasi Petani, dan 6) mendorong pelaksanaan reforma agrarian sejati di Jawa Tengah.

Rencananya, SIKAT akan kembali mengadakan pertemuan lanjutan guna mematangkan teknis pelaksanaan perayaan HTN 2017 pada Kamis, (20/9) nanti. (BW)

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934