HTN 2017: Gerakan Reforma Agraria Jawa Timur Rapatkan Barisan Menyongsong Hari Tani Nasional 2017

Adib Dian Mahmudi

Surabaya (kpa.or.id) – Menjelang peringatan Hari Tani Nasional 2017, beberapa gerakan rakyat di beberapa daerah sudah mulai merapatkan barisan melakukan konsolidasi menyongsong hari bersejarah bagi perjuangan kaum tani dan reforma agraria tersebut.

Salah satu yang telah melakukan konsolidasi ialah Aliansi Tani Jawa Timur (ALIT JATI) di Jawa Timur.. Konsolidasi ini merupakan pertemuan tahap pertama yang difokuskan untuk menggalang kekuatan rakyat dalam menyongsong hari tani. Selain itu, konsolidasi ini juga diawali dengan pembacaan situasi agraria baik di nasional maupun daerah.

Konsolidasi ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 9 hingga 10 September 2017. Hari pertama pertemuan berlangsung di Universitas Dr. Soetomo dan pada hari kedua dilangsungkan di Sekretariat Cakrawala Timur.

Hari pertama konsolidasi dihadiri beberapa organisasi dan serikat tani yang hadir diantaranya, KPA Jawa Timur, FPPI, Dewan Kota Surabaya, PMII Cabang Surabaya, Kamus Pro Rakyat (Kamus PR), Teater Cemara STIESTA, GMNI Universitas 17 Agustus 1945. Sementara pada hari kedua yang berlangsung di Sekretariat Cakrawala Timur dihadiri oleh KPA Jawa Timur, API Jawa Timur, SPI Jawa Timur.

Pada hari pertama, peserta konsolidasi menyoroti masih banyaknya konflik-konflik agraria yang terjadi di Jawa Timur. Namun situasi ini belum menjadi bacaan publik secara keseluruhan akibat minimnya pemberitaan oleh media massa di lokal maupun nasional.

Ambil contoh pembangunan ladang minyak baru pertaminan di Lamongan, pencemaran limbah B3 dan perluasan area pabrik di Mojokerto, pembangunan bandara di Kediri, tambang emas di Tumpang Pitu, Banyuwangi dan beberapa kasus kriminalisasi di beberapa titik wilayah konflik agraria Jawa Timur.

Jabaran-jabaran rencana eksploitasi dan pembangunan di atas sangat rentan melahirkan konflik agraria sehingga membutuhkan perhatian lebih dari aktivis penggerakan reforma agrarian maupun pemerintah. Refleksi gerakan mahasiswa menjadi topik penutup dalam konsolidasi hari pertama ini.

Pada hari kedua, pertemuan dilanjutkan membahas kebijakan-kebijakan agraria nasional yang masih anti-reform dan tidak berpihak kepada kehidupan petani. Beberapa kebijakan seperti pelaksanaan UU Perlintan di Jawa Timur yang belum terealisasi hingga saat ini karna masih terjadi tumpang-tindih dengan beberapa kebijakan pemerintah di sektor lain, misalnya kebijakan tentang perumahan.

Pada kesempatan ini, KPA Wilayah Jawa Timur juga mencoba menyambungkan rapat konsolidasi kali ini dengan pertemuan sehari sebelumnya di mana kelompok gerakan mahasiswa ingin bergabung dengan ALIT JATI dalam menyongsong hari tani.

Dari dua hari pertemuan konsolidasi ini, disepakati beberapa poin di antaranya; akan melaksanakan aksi peringatan HTN 2017 pada tanggal 25 September di depan kantor pemerintah Provinsi Jawa Timur, menunjuk Adib Dian Mahmudi selaku Korwil KPA Jawa Timur sebagai korlap aksi hari tani, dan melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Timur untuk menyampaikan pokok persoalan kasus-kasus agraria di Jawa Timur.

Seterusnya ALIT TANI akan melakukan pertemuan lanjutan kosolidasi persiapan hari tani pada Senin, (18/9) guna mematangkan rencana dan strategi aksi. (ADM)

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934