Berita

Peristiwa

Reformasi Agraria Jokowi Dinilai Masih Minim

Kumparan NEWS Rabu 21 Maret 2018 - 17:23   Pekan lalu, Presiden Joko Widodo membagikan lima ribu sertifikat tanah kepada warga Banten di Alu ...

Warga Luwuk Melawan Penggusuran, 26 Orang Masih Ditahan

Prima Gumilang, CNN Indonesia | Selasa, 20/03/2018 11:29 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Eksekusi lahan di Tanjung Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tenga ...

Kerusuhan Banggai: Polisi Bebaskan 25 dari 26 Warga yang Ditangkap

20 Maret 2018   tirto.id - Kericuhan kembali terjadi di tanah seluas 20 hektar yang menjadi sengketa antara warga dengan Pengadilan Negeri Luwuk ...

Momok UU P3H dan Ancaman 10 Tahun Penjara bagi 3 Petani Soppeng

Jakarta (kpa.or.id) – Wilayah Hutan Lapposo, Niniconang, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan yang biasanya dimanfaatkan sebagai tempat mencari nafkah o ...

Mendenyutkan Kembali Nafas Gerakan Reforma Agraria di Lumajang

Lumajang (kpa.or.id) – Nafas gerakan reforma agraria kembali berdenyut di Kabupaten Lujamang. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Luar Biasa (RPL) ...

Kementerian ATR/BPN Segera Tindaklanjuti 11 Lokasi Prioritas Reforma Agraria

Jakarta (kpa.or.id) – Kementrian ATR/BPN akan segera menindaklanjuti di 11 Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) usulan KPA. Hal ini disampaikan lang ...

268 Ribu LPRA Kawasan Hutan Merupakan APL

Jakarta (kpa.or.id) – Angin segar datang dari Gedung Manggala Wanabakti. Dari 439 lokasi yang diusulkan KPA kepada Pemerintah melalui skema LPRA, 268.7 ...

Konflik Air di Baros

Serang (kpa.or.id) – Di saat Pemerintah Indonesia, melalui Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) sedang menyusun Naskah Akademik dan ...

Melalui Peta, Orang Papua Lindungi Daerahnya Sendiri

JAKARTA, KOMPAS — Keterbatasan akses dan data informasi serta berkali-kali aset dan pengelolaan lahan di Papua diserahkan kepada investor membuat masya ...

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934