Kembangkan Pupuk Organik Cair, Cara Serikat Tani Indramayu Lepaskan Diri dari Jerat Industri Pestisida

Indramayu (kpa.or.id) - KPA bersama Serikat Tani Indramayu (STI) melakukan pelatihan inovasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) selama tiga hari, 8 sampai 10 Februari di Desa Mekarjaya. Pelatihan tersebut melibatkan 31 pimpinan basis organisasi tani lokal anggota STI yang berasal dari 7 desa, 4 kecamatan.

Bahan untuk membuat pupuk cair ini berasal urin kelinci dan dicampur dengan bahan-bahan rempah seperti jahe, kunyit, laos, rebung, air kelapa, serabut kelapa, dan serai.

Urin kelinci sendiri diketahui baik untuk bahan dasar pembuatan pupuk organik karena mengandung antiseptik yang mampu melawan bakteri pembusuk pada tanaman. Dalam penggunaannya Pak Jani, anggota STI selaku penggagas pupuk urin kelinci ini menyampaikan, "Setiap 250ml POC dapat digunakan dengan dicampur satu tangki berisi 18 liter air untuk diaplikasikan pada tanaman padi. Kegunaannya untuk nutrisi percepatan vegetasi, generatif termasuk juga hama dan penyakit pada tanaman padi”.

Inovasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pupuk para petani dalam rangka meningkatkan produksi pertanian mereka. Selain meningkatkan kemandirian, pupuk cair ini juga mempunyai prinsip ekologis yang selaras dengan alam karna terbuat dari bahan-bahan alami.

Hal ini sejalan dengan prinsip gerakan Desa Maju Reforma Agraria (Damara) yang tengah dijalankan KPA bersama serikat tani anggota, salah satunya STI. Pembuatan pupuk organik cair ini merupakan inovasi dalam proses penataan produksi dari empat fase penataan Damara; tata kuasa, tata guna, tata produksi hingga tata distribusi dan konsumsi.

Seperti yang disampaikan oleh Rudi Casrudi dari Departemen Penguatan Organisasi KPA “Inovasi Damara semacam ini sangat diperlukan ditengah-tengah petani untuk peningkatan kesuburan tanaman yang pada akhirnya bisa meningkatkan hasil panen bagi seluruh anggota STI”.

Dalam penataan produksi, Damara ingin melakukan transformasi corak produksi petani dan masyarakat pedesaan dari yang bersifat individualis, ketergantungan dengan industri pertanian dan lembaga pembiayaan, tidak ramah lingkungan menjadi tata produksi yang berbasiskan pada nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, kesetaraan, kemandirian dan selaras dengan alam, dan tentunya meningkatnya kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan secara bersama.

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934