Mendenyutkan Kembali Nafas Gerakan Reforma Agraria di Lumajang

Lumajang (kpa.or.id) – Nafas gerakan reforma agraria kembali berdenyut di Kabupaten Lujamang. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Luar Biasa (RPL) Serikat Petani Lumajang (SPL) di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Kamis, (1/2). Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Lumajang, diantaranya, Pronojiwo, Pasrujambe, Senduro, Candipuro, dan Pasirian.
 
Dalam kesempatan ini, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Jawa Timur diwakili oleh Adian Dian Mahmudi selaku Kordinator KPA Wilayah Jawa Timur dan Izzudin Mahmudi sebagai Ketua Tim Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) Jawa Timur.
 
SPL, salah satu organisasi anggota KPA merupakan serikat tani yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Secara historis, SPL merupakan salah satu organisasi tani terbesar di Lumajang yang telah lama dan konsisten memperjuangan reforma agraria di Kabupaten bagian Selatan Jawa Timur ini. Sejarah yang kuat tersebut membuat SPL menjadi simbol perjuangan gerakan RA di Lumajang. Akan tetapi, beberapa waktu terakhir, SPL menghadapi kemandegan, khusus dalam regenerasi struktur organisasi sehingga berpengaruh kepada gerakan RA di Lumajang.
 
Walaupun sempat mengalami stagnasi di internal organisasi. Tidak bisa dipungkiri bahwa SPL telah membuktikan diri sebagai organisasi tani yang konsisten memperjuangankan terwujudnya keadilan agraria di Lumajang” ujar Adib Dian Mahmudi.
 
Konsistensi ini tidak terlepas dari dinamika situasi agraria baik di nasional, regional, maupun di Lumajang sendiri. Sejauh ini, SPL terus aktif dalam peringatan Hari Tani Nasional. Terbentuknya panitia IP4T di Lumajang juga tidak bisa dilepaskan dari dorongan dan inisiatif mereka”, tambah Adib.
 
Selain itu, fakta bahwa masih tingginya kejadian konflik agraria, baik yang laten maupun manifest di Lumajang menjadi pertimbangan kenapa nafas gerakan reforma agraria harus kembali didenyutkan oleh SPL. Sejauh ini, petani di Lumajang seringkali mengalami konflik dan tindakan kriminalisasi khususnya oleh Perhutani KPH Probolinggo. Kasus tewasnya Salim Kancil merupakan salah satu puncak gunung es dari skala konflik yang terus-menerus melahirkan korban di Lumajang.
 
Melanjutkan Perjuangan Reforma Agraria di Lumajang
 
Salah satu hasil rapat kali ini adalah terpilihnya Bapak Nurul Huda sebagai Ketua SPL yang baru dan Bapak Lasiono sebagai Sekretaris secara aklamasi dan melalui permufakatan anggota rapat. Dalam sambutan perdananya, Nurul Huda lebih banyak mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para petani Lumajang atas amanah yang diberikan kepadanya.
 
Beberapa hari ke depan, SPL dengan pengurus yang baru akan menyusun program kerja organisasi berikut kelengkapan struktur kepengurusan yang dibutuhkan. SPL juga  berkomitmen untuk berjuang mewujudkan Desa Maju Reforma Agraria (DAMARA) di Lumajang bersama KPA.
 
Proses yang telah terlaksana ini merupakan bukti nyata itikad baik SPL dalam rangka kembali melanjutkan perjuangan reforma agraria di Lumajang. SPL sebagai representasi gerakan reforma agraria di Lumajang harus segera berbenah untuk menyusun segala bentuk perjuangan-perjuangan reforma agraria ke depan. Digelarnya pertemuan ini juga tidak lepas dari andil KPA Wilayah Jatim bersama Nurul Huda dan Tosan yang sudah sejak lama merencanakan dan menyusun agenda tersebut. Tosan, salah satu warga Desa Pasirian yang merupakan salah satu korban dalam kasus tewasnya Salim Kancil tiga tahun silam.
 
Pembenahan struktur organisasi SPL ini menjadi titik balik semangat gerakan reforma agraria di Lumajang. Sejauh ini, SPL bersama KPA juga telah memetakan beberapa titik lokasi yang telah dikuasai dan digarap oleh anggota SPL melalui pemetaan partisipatif. Tentu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi saat ini begitu banyak deretan kasus konflik agraria yang harus diurai dan diselesaikan satu-persatu. Perlu membangun kekuatan yang masif dan menebarkan sayap gerakan reforma agraria yang lebih luas lagi demi terwujudnya keadilan agraria di Negeri yang pernah dijuluki sebagai “Oostenrijk Van Java” atau Austrianya Jawa ini.

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934