KPA Bali: Organisasi Tani Bali Bagian Barat Segera Dibentuk

KPA/Bali: Dalam  rangka memantapkan gerakan tani di Bali maka Seknas Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan KPA wilayah Bali mengadakan pelatihan untuk petani. Acara yang berlangsung pada 17-18 November 2014 diadakan di Sumberklampok, Buleleng, Bali. Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk menggagas konsolidasi gerakan tani di wilayah Bali bagian barat.
 
Peserta yang hadir pada acara itu adalah Desa Sumberklampok, Pejarakan dan Batu Ampar. Dalam acara tersebut para petani saling berbagi informasi tentang sengketa tanah di desa mereka, baru kemudian mereka cari solusinya secara bersama-sama.
 
Pelatihan ini dihadiri oleh Usep Setiawan dan Maria RR yang merupakan Dewan Pakar KPA. Sesi pertama pada 18 November 2014, pembicara pertama Usep Setiawan mengatakan “presiden terpilih 2014 telah berjanji akan membagikan tanah seluas 9 juta hektar. Untuk itu petani, termasuk yang ada di Buleleng sudah saatnya menagih dan mengawal janji tersebut”.
 
Pada sesi kedua, Maria mengatakan “untuk membangun organisasi tani maka paling tidak ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama adalah sejarah tanah dan kedua adalah data subjek dan objek”. Menurutnya “ini adalah bagian penguat bagi petani untuk menguasai, mengelola dan memanfaatkan hak atas tanah”.
 
Di sela-sela acara tersebut, Indra selaku kordinator KPA Wilayah Bali mengatakan bahwa “organisasi tani di Bali sangat diperlukan mengingat konflik agraria di Bali cukup tinggi”. “Harapannya setelah pelatihan ini akan terbentuk satu organisasi tani di Bali bagian Barat”, tutup Indra.

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934