Silaturahmi Gerakan Buruh-Tani, Bangun Kekuatan Ekonomi Rakyat Melalui GeSLA

admin

Indramayu (kpa.or.id) – Pelatihan Pimpinan Basis yang diselenggarakan Serikat Tani Indramayu (STI) pada tanggal 27-28 Juni 2020 lalu juga menjadi ajang silarurahmi dan konsolidasi gerakan buruh-tani untuk membicarakan agenda strategis, yakni pembangunan sistem ekonomi buruh-tani melalui Gerakan Siolidaritas Lumbung Agraria atau GeSLA.

Selama pandemi, STI menjadi salah satu organisasi tani anggota KPA yang terlibat aktif mendistribusikan hasil panen mereka melakui skema “Pangan Sehat dan Ekonomis” melalui GeSLA. Skema ini merupakan inisiatif KPA dan gerakan buruh untuk memastikan terdistribusinya pangan-pangan petani secara langsung kepada kosumen prioritas, seperti buruh dan masyarakat miskin perkotaan dengan harga yang terjangkau dan sensitif krisis. Di sisi lain, keuntungan yang didapat oleh petani tidak berkurang karna adanya insentif dari GeSLA.

Beberapa organisasi buruh yang terlibat dalam gerakan ini ialah KPBI dan Konfederasi KASBI yang secara langsung hadir pada kesempatan ini, termasuk LMND-DN.

“Sudah empat bulan terakhir sejak pandemi virus Covid-19 ini kita melaksanakan GeSLA untuk mengatasi krisis pangan yang diakibatkan oleh pandemi. Petani dan buruh yang biasannya bersolidaritas melalui aksi-aksi di lapangan, kini secara nyata bisa bersolidaritas dalam perekonomian,” ujar Dewi Kartika, Sekjen KPA.

Sekjen Konfederasi KASBI, Sunarno secara langsung juga mengapresiasi kerjasama tersebut.

 “Apa yang sudah dilakukan oleh petani anggota KPA khususnya STI sangat membantu kawan-kawan buruh yang sangat terdampak akibat pandemi, karena banyak buruh yang dirumahkan atau bahkan di-PHK tanpa mendapatkan pesangon. Ini jelas berdampak pada perekonomian buruh dan tentunya pada daya beli buruh yang menurun.,” Ujar Sunar.

Dengan adanya GeSLA buruh dapat tetap membeli pangan kualitas bagus dengan harga yang susuai dengan kondisi mereka. STI selaku serikat tani yang berkontribusi dalam GeSLA bisa secara nyata membantu kawan-kawan buruh di kota yang kesulitan karena terdampak akibat pandemi covid-19”, Sunar menjelaskan.

Hal serupa juga disampaikan Sekjen KPBI, Damar Panca, ia  berharap solidaritas antara petani dan buruh berjalan seterusnnya.

“Karena ini merupakan bentuk konsolidasi yang kongkrit untuk membuktikan bahwa gerakan rakyat adalah gerakan yang bisa mengatasi permasalahan sosial yang ada baik permasalahan agraria mau pun buruh. Buruh mendukung agenda reforma agraria dan petani mendukung kesejahteraan untuk buruh,” tegasnya.

Ketua Umum LMND-DN, Muhammad Arira Fitra juga mendukung gerakan kolektif tersebut. menurutnya solidaritas yang dilakukan antaran petani dan buruh bisa menjadi contoh bagi mahasiswa bahwa gerakan sosial dapat bersatu dalam menghadapi permasalahan Bersama.

Maka dari itu LMND-DN juga turut mendukung apa yang menjadi agenda bersama petani, buruh dan mahasiswa,” katanya.

Selama empat bulan terakhir, STI telah mendistribusikan 18,5 ton beras kepada basis-basis gerakan buruh di Jabodetabek dan Jawa Barat. Ke depan, gerakan ini diharapkan s

Sampai saat ini untuk STI sendiri sudah berkontribusi beras sebanyak 28,5 ton yang sudah terdistribusi ke basis-basis buruh diperkotaan. Solidaritas ini akan terus berlangsung dan diharapkan akan semakin besar dampaknya, baik untuk gerakan reforma agraria maupun untuk membangun gerakan masyarakat sipil.

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934