Solidaritas Pangan GESLA untuk Pancoran Buntu II

admin

Jakarta (kpa.or.id) - Gerakan Ekonomi Solidaritas Lumbung Agraria (GESLA) – Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mendukung perjuangan warga Pancoran Buntu II, korban penggusuran PT. Pertamina Training Consulting (PTC), salah satu anak perusahaan PT. Pertaminan, Sabtu, 3 April 2021.

Dukungan tersebut  salah satunya berupa solidaritas pangan sebesar 500 Kg beras, serta bantuan masker dan baju yang disalurkan secara langsung kepada 60 KK korban penggusuran yang saat ini berlindung di posko-posko perjuangan yang dibangun secara gotong-royong oleh berbagai organisasi, komunitas dan masyarakat yang juga turut bersolidaritas.

Rudi Casrudi, dari Departemen Penguatan Organisasi KPA mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk solidaritas petani kepada warga Pancoran Buntu dan kawan-kawan Dapur Umum yang diinisiasi oleh gerakan mahasiswa bersama warga.

Liza Kusdartati, salah satu mahasiswa di Dapur Umum mengatakan solidaritas ini sangat membantu bagi para warga yang menjadi korban, selanjutnya ia berharap masyarakat lebih bisa mandiri dan berdaulat atas tanah dan pangan.

Penggusuran berawal dari klaim PT. PTC atas pemukiman warga Pancoran Buntu II. Pihak perusahaan mendatangi warga untuk melakukan sosialisasi pada bulan Juli 2020. Pada awalnya, mereka mengaku hanya ingin melakukan pendataan warga yang bermukim di Jl, Pancoran Buntu II tersebut.

Namun secara tiba-tiba, pada 31 Agustus 2020, PT. PTC mengirimkan surat pemberitahuan dan undangan No. 604/PTC-12010/2020-SO.4 yang isinya meminta warga (khususnya warga-warga lapak) untuk mengosongkan tanah di Jl. Pancoran Buntu II.

Warga sontak menolak permintaan tersebut. Pasalnya mereka merasa tidak pernah ada pembicaraan sebelumnya. Apalagi, sebagian besar warga sudah menempati pemukiman tersebut selama dua puluh tahun lebih, dan bahkan ada diantara mereka yang sudah bermukim selama empat puluh tahun.

Hingga saat ini, sekitar 200 warga Pancoran Buntu II masih bertahan di tengah puing-puing rumah mereka. Tindakan ini sebagai bentuk perlawanan warga mempertahankan tanah mereka yang telah diklaim sepihak oleh PT. PTC.

Warga sementara berlindung di posko-posko darurat bersama beberapa organ mahasiswa dan pemuda seperti Komite Revolusi Pendidikan Indonesia (KRPI), Dapur Umum, dan beberapa kolektif lainnya yang ikut bersolidaritas..

Aldo Ramadhan, selaku staff Departemen Penguatan Organisasi KPA, mengatakan, semangat aktivis pemuda dan mahasiswa yang mendampingi warga harus terus digelorakan. KPA mendukung penuh seluruh akivitas tersebut.

“Solidaritas pangan, masker dan kaos adalah bentuk dukungan dari gerakan agraria terhadap perjuangan kawan-kawan di lapangan, khusus warga Pancoran Buntu II, ujarnya

 

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934