Peringatan 41 Tahun WALHI, KPA: Perkuat Gerakan Rakyat

admin

Bogor (kpa.or.id) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengadakan acara puncak perayaan 41 tahun kelahirannya. Acara ini juga menjadi momentum serah terima jabatan kepengurusan baru Walhi, dari Direktur Eksekutif Nasional, Nur Hidayati kepada Zenzi Suhandi. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dengan tema "41 Tahun Walhi Sebagai Rumah Gerakan Rakyat".

Jaringan nasional dan internasional serta anggota Walhi pun turut hadir meramaikan secara online maupun offline.  Acara online melalui aplikasi zoom. Sedangkan acara offline dilaksanakan di Training Center Walhi yang berlokasi di Caringin, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan ini, Zenzi Nurhandi, Direktur Eksekutif Nasional yang baru terpilih menyayangkan bahwa dalam perayaan 41 tahun Walhi kejahatan lingkungan dan perampasan tanah masih massif terjadi.  Maka, Zenzi terus meyakinkan agar gerakan rakyat harus saling merangkul dan mengurangi gesekan.

Zenzi berharap di tengah situasi ruang demokrasi semakin menyempit, gerakan rakyat harus melunakan pebedaan untuk bersatu. “Karena kalo tidak bersatu kita akan diiris satu per satu,” ujarnya. Ia melanjutkan, maka gerakan agraria, buruh, nelayan, masyarakat adat, perempuan, dan masyarakat yang terpinggirkan  harus bergandengan tangan. “Kita tunjukan siapa pemilik negeri ini,” kelakarnya. 

Dewi Kartika, Sekretaris Jendral Konsorsium Pembaruan Agraria yang juga hadir langsung dalam acara perayaan 41 Walhi pertama-tama menyampaikan, selamat atas purna tugasnya Nurhidayati selaku Direktur Eksekutif Nasional dan memberikan dengan estafet perjuangan yang diberikan kepada Zenzi Suhandi. 

Dewi juga mengatakan situasi hari ini di mana kapitalisme sumber daya alam dan agraria semakin mengakar. Apalagi semenjak perubahan 79 Undang-Undang (UU) yang dilakukan lewat UU Cipta Kerja (UU CK). Hal itu baginya akan berdampak lebih luas ke petani, masyarakat adat, nelayan, masyarakat miskin kota, perempuan, dan masyarakat yang terpinggirkan.

“Maka menjadi misi besar kita sebagai gerakan sosial agar degradasi hak- hak masyarakat tidak kembali terjadi dan memastikan agar rakyat tidak lagi menjadi korban lagi,” ujar Dewi.

Kedepannya, Dewi berharap Walhi dan KPA bisa terus berjalan beriringan dan semakin mengakar ke bawah dalam melawan kapitalisme dan oligarki yang semakin menyengsarakan rakyat.

“Sebab, tidak ada reforma agraria sejati tanpa keberlanjutan lingkungan hidup dan juga perjuangan keadilan ekologis harus bisa sejalan dengan kedaulatan agraria,” pungkas Dewi.

 

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934