1 HARI LAGI MUNAS KPA: Rangkaian Acara Munas

RANGKAIAN ACARA MUNAS
 
JAKARTA (24/2/13) — Besok, Senin 25 Februari 2013, Munas VI KPA akan mulai dilaksanakan. Acara diawali dengan “Konferensi Ekonomi Politik Agraria” dari pagi hingga sore. Konferensi ini merupakan kegaiatan pra-munas yang diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari anggota dan jaringan KPA, baik dari pemerintahan maupun non-pemerintahan.
 
Pada malam harinya, akan digelar “Reuni Pendiri KPA” yang diikuti oleh tokoh-tokoh gerakan yang pada tahun 1995 mendirikan KPA. Dalam acara reuni ini sekaligus dilangsungkan dialog lintas generasi. Berbagai pengalaman, saling meneguhkan dan merancang langkah ke depan yang digali dari para pendiri KPA, ditempatkan jadi semangat dasar dari reuni ini.
 
Dalam acara reuni akan tampil Mukti-Mukti yang menyajikan lagu-lagu Cinta dan Perjuangan. Mukti dikenal sebagai seniaman aktivis dari Bandung yang sejak tahun 1980-an giat menemani para petani dan buruh dalam memperjuangkan hak-haknya di lapangan. Banyak karya Mukti mengisahkan sengketa tanah dan semangat juang dengan bahasa yang begitu lembut tapi sarat makna.
 
Selain Mukti, juga Yayak “Kencrit” Yatmaka akan menampilkan sejumlah lukisan buah tanggannya. Yayak adalah seniman perupa aktivis yang tiada henti mendokumentasikan gerakan dan perjuangan rakyat di atas kanvasnya. Yayak pernah membuat poster kasus tanah berjudul “Tanah untuk Rakyat” yang membuatnya dimusuhi rezim Orde Baru. Mukti dan Yayak akan menemani “Reuni Pendiri KPA” ini sehingga santai, reflektif dan menyegarkan.
 
Di ujung acara reuni, akan dilaksanakan “Pembukaan Munas VI KPA”. Adapun persidangan dalam rangka munas sendiri akan dimulai pada hari Selasa sampai Kamis, 26-28 Februari 2013. Sebagai sesi awal akan disampaikan refleksi dari beberapa narasumber penting yang merupakan pelaku sejarah KPA dari masa ke masa.
 
Agenda Sidang
 
Selanjutnya sidang-sidang dalam munas akan membahas dan menetapkan: tata tertib, laporan pertanggungjawaban (Sekretaris Jenderal dan Dewan Nasional), pembagian komisi, perubahan AD/ART, penetapan garis besar haluan program, pengesahan resolusi, penerimaan anggota, dan pemilihan pimpinan baru KPA. Sidang dalam munas akan digelar secara pleno dan komisi-komisi.
 
Rencananya Munas VI KPA akan ditutup pada hari Kamis, 28 Februari 2013. Semoga semua agenda acara dapat berjalan lancar dan menghasilkan hal-hal yang berguna bagi penguatan dan percepatan reforma agraria di Indonesia. Semoga pula munas kali ini berhasil memperjelas arah dan esensi serta langkah dalam transformasi gerakan KPA bagi percepatan pelaksanaan pembaruan agraria.
 
Mengutip sepotong kalimat dalam kaos seragam KPA yang dibagikan panitia, mari kita renungkan bahwa: “Tiada Guna Demokrasi Tanpa Reforma Agraria Sejati!”. Selamat bermunas, semoga sukses. ***tanisa***AGENDA ACARA MUNAS
 
JAKARTA (24/2/13) — Besok, Senin 25 Februari 2013, Munas VI KPA akan mulai dilaksanakan. Acara diawali dengan “Konferensi Ekonomi Politik Agraria” dari pagi hingga sore. Konferensi ini merupakan kegaiatn pra-munas yang diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari anggota dan jaringan KPA, baik dari pemerintahan maupun non-pemerintahan.
 
Pada malam harinya, akan digelar “Reuni Pendiri KPA” yang diikuti oleh tokoh-tokoh gerakan yang pada tahun 1995 mendirikan KPA. dalam acara reuni ini sekaligus dilangsungkan dialog lintas generasi. Berbagai pengalaman, saling meneguhkan dan merancang langkah ke depan yang digali dari para pendiri KPA, ditempatkan jadi semangat dasar dari reuni ini.
 
Dalam acara reuni akan tampil Mukti-Mukti yang menyajikan lagu-lagu Cinta dan Perjuangan. Mukti dikenal sebagai seniaman aktivis dari Bandung yang sejak tahun 1980-an giat menemani para petani dan buruh dalam memperjuangkan hak-haknya di lapangan.
 
Selain Mukti, juga Yayak “Kencrit” Yatmaka akan menampilkan sejumlah lukisan buah tanggannya. Yayak adalah seniman perupa aktivis yang tiada henti mendokumentasikan gerakan dan perjuangan rakyat di atas kanvasnya. Mukti dan Yayak akan menemani “Reuni Pendiri KPA” ini secara lebih reflektif dan menyegarkan.
 
Di ujung acara reuni, akan dilaksanakan “Pembukaan Munas VI KPA”. Adapun persidangan dalam rangka munas sendiri akan dimulai pada hari Selasa sampai Kamis, 26-28 Februari 2013. Sebagai sesi awal akan disampaikan refleksi dari beberapa narasumber penting yang merupakan pelaku sejarah KPA dari masa ke masa.
 
Selanjutnya sidang-sidang dalam munas akan membahas dan menetapkan: tata tertib, laporan pertanggungjawaban (Sekretaris Jenderal dan Dewan Nasional), pembagian komisi, perubahan AD/ART, penetapan garis besar haluan program, pengesahan resolusi, penerimaan anggota, dan pemilihan pimpinan baru KPA.
 
Rencananya Munas VI KPA akan ditutup pada hari Kamis, 28 Februari 2013. Semoga semua agenda acara dapat berjalan lancar dan menghasilkan hal-hal yang berguna bagi penguatan dan percepatan reforma agraria di Indonesia. Semoga pula munas kali ini berhasil memperjelas arah dan esensi serta langkah dalam transformasi gerakan KPA bagi percepatan pelaksanaan pembaruan agraria.
 
Mengutip kaos seragam KPA yang dibagikan panitia, mari kita renungkan bahwa: “Tiada Guna Demokrasi Tanpa Reforma Agraria Sejati!”. Selamat bermunas, semoga sukses. ***tanisa***

Berita Lainnya

Liputan Khusus

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934