GeSLA Atasi Covid-19: Sepetak Distribusi Beras untuk Serikat Buruh, Solidaritas Desa-Kota di Masa Pandemi

admin

Jakarta (kpa.or.id) - Serikat Petani Karawang (Sepetak) kembali mengirimkan sejumlah 2,5 ton beras hasil panen mereka ke Lumbung Agraria, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Selasa, 28 April 2020. Beras ini nanti akan dilsalurkan ke koperasi Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan dan Media Informasi-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP-PPMI-SPSI). Sebelumnya, empat ton beras juga telah dikirimkan minggu lalu untuk disalurkan kepada komunitas-komunitas buruh di Jabodetabek melalui Lumbung Agraria.

Distribusi beras ini merupakan skema kedua Gerakan Solidaritas Lumbung Agraria (GeSLA) atasi Covid-19. Memutus mata rantai pangan yang panjang dan berbiaya tinggi. Gerakan ini sekaligus untuk menghindari permainan harga dari para tengkulak dan mafia pangan yang selama ini seringkali merugikan petani dan mencekik konsumen dengan harga yang sangat tinggi, terutama di masa krisis ini.

Beras ini langsung diangkut dan dikirim dari penggilingan padi para petani ke para konsumen prioritas, seperti buruh, tenaga kerja infomal dan komunitas-komunitas rentan lainnya di perkotaan yang saat ini merasakan dampak dari krisis akibat wabah Covid-19. Penyaluran tersebut melalui Lumbung Agraria-KPA.

Melalui skema kedua GeSLA ini, KPA memberikan ragam insentif harga agar para konsumen prioritas tadi bisa menikmati beras berkualitas dengan harga ekonomis. Gerakan ini tercipta atas kerjasama KPA bersama organisasi anggota dengan serikat-serikat buruh yang saat ini banyak mengalami pemotongan upah, hingga kasus-kasus pemutungan hubungan kerja akibat sebagai imbas krisis akibat wabah Covid-19.

Sekjen KPA, Dewi Kartika mengatakan, hal ini merupakan langkah konkrit ekonomi solidaritas antara petani dan buruh. Ia menegaskan, gerakan ini harus terus diperkuat tidak hanya dalam situasi krisis ini, namun juga saat situasi nanti telah kembali normal.

“Semoga GeSLA menjadi gotong-royong jangka panjang, dari hulu ke hilir. Dari solidaritas perjuangan alat produksi (hak atas tanah) bagi petani dan hak-hak buruh, memasuki babak produksi, distribusi dan konsumsi,” seru Dewi.

Dewi juga menyampaikan terima kasih kepada semua organisasi anggota KPA, maupun serikat-serikat buruh yang telah bergabung dalam GeSLA sepanjang masa Covid-19 ini.

Rudi Casrudi, pengelola Lumbung Agraria KPA menambahkan kerjasama ini sudah selayaknya terbangun.

“Kalau selama ini petani memproduksi bahan pangan dan makanan, buruh memproduksi bahan sandang buat petani dan kita semua, maka sudah selayaknya kita saling bantu, petani bersolider sama buruh, dan sebaliknya,” ujar Rudi.

Tidak lupa ia mengucapkan selamat Hari Buruh Sedunia kepada rekan-rekan buruh di tanah air yang akan memperingatinya pada Jum’at, 1 Mei 2020 nanti.

 

Berita Lainnya

Liputan Khusus

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934