Titik Kastiah, Perempuan Petani Piondo Raih Penghargaan Female Food Hero 2018

Ridwan Akbar Tanjung

Mataram (kpa.or.id) - Titik Kastiah, perempuan petani anggota KPA asal Serikat Petani Piondo (SPP) meraih penghargaan Female Food Hero (Perempuan Pejuang Pangan) tahun 2018. Penghargaan tersebut diterimanya, Kamis, (20/12) di Mataram, Nusa Tenggara Barat

Female Food Hero merupakan penghargaan tahunan yang diinisiasi Oxfam di Indonesia bekerjasama dengan Kementrian Sosial Republik Indonesia. Penghargaan ini ditujukan bagi para perempuan yang dianggap memiliki dedikasi dan kontribusi besar dalam membangun dan mempertahankan sistem pertanian dan pangan lokal. Selain itu, penghargaan ini juga diharapan menjadi inspirasi bagi para perempuan di berbagai wilayah di Indonesia.

Perjuangan dan komitmen Titik Kastiah memperjuangkan kedaulatan pangan di Desa Piondo, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menjadi peniliaian tersendiri sehingga ia dinobatkan menjadi salah satu penerima penghargaan itu tahun ini.

Bersama SPP, Titik membangun koperasi produksi Koperasi Perempuan Harapan Piondo. Ia juga diberikan amanah sebagai sektretaris koperasi.

Selain aktif di organisasi dan koperasi petani Piondo, Ibu dua orang anak ini juga berprofesi sebagai guru honorer di salah satu Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Piondo. Perjuangan Titik bersama petani Piondo dimulai sejak tahu  1990. Ketika itu, PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) datang merampas tanah-tanah pertanian petani.

Inilah yang menjadi ihwal perjuangan Titik bersama petani lainnya. Tahun 2002, petani Piondo berhasil mengambil alih kembali lahan mereka dari tangan perusahaan. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Pasalnya, tahun 2008, PT KLS kembali menggusur lahan-lahan dan tanaman warga sehingga. Lahan-lahan tersebut kemudian ditanami kelapa sawit oleh pihak perusahaan.

Warga tidak tinggal diam dan melakukan perlawanan semaksimal mungkin. Puncaknya, terjadi konflik besar-besaran pada 2010. Massa yang sudah marah waktu terpancing dan melakukan pembarakaran beberapa aset milik perusahaan.

Hingga saat ini, persoalan konflik tersebut belum juga selesai. Berbagai upaya sudah dilakukan petani, menemui pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Sayangnya, masih menemui jalan buntu.

Meski terus dirundung konflik, Titik dan para petani Piondo tidak patah arang. Mereka terus menggarap lahan tersebut sembari melakukan inovasi-inovasi penataan produksi. Selain menjadi satu-satunya sumber penghidupan, Titik dan para petani sadar bahwa tanah seluas 835,5 hektar yang mereka miliki itu mempunyai potensi yang cukup besar. Tanah tersebut terbagi atas lahan sawah seluas 250 hektar dan lahan kering seluas 603,5 hektar.

Selain potensi padi, para petani di Piondo juga melihat potensi produk pertanian non-pangan sebagai komoditas strategis yang dapat dikembangkan untuk meningkat pendapatan ekonomi petani.

Potensi inilah yang menjadi cikal bakal Titik menggagas koperasi perempuan di Piondo. Selain, sebagai wadah inovasi produksi pertanian, koperasi tersebut ditujukan untuk membangkitkan semangat para perempuan di Desa Piondo. Berkarya dan berinovasi membangun tata produksi pertanian yang lebih menjanjikan.

Saat ini, koperasi perempuan tersebut melakukan inovasi dengan mengembangkan produk turunan jahe merah. Beragam bentuk produk olahan yang telah mereka hasilkan dari jahe tersebut. Sebut saja gula jahe merah bubuk, sabun jahe, minyak urut jahe, biskuit jahe, tingting jahe, dan sagon jahe serta beberapa produk bubuk siap konsumsi seperti kunyit bubuk, temu lawak bubuk dan kencur bubuk.

Dua produk seperti tingting jahe dan sagon jahe biasa dibuat oleh warga desa Piondo saat hari raya Idul Fitri sebagai kue lebaran.

Meski menjanjikan secara ekonomi, sistem yang dibangun Titik bersama petani di Piondo tersebut bukanlah melulu berbicara nila tambah secara ekonomi. Di sisi lain, mereka juga ditanamkan nilai-nilai-nilai kemandirian, solidaritas, kesetaraan, kebersamaan, dan gotong royong, sehingga tercipta bangunan yang utuh antara ekonomi, sosial, budaya, dan politik di desa. (RA)

 

Berita Lainnya

Peristiwa

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934