ALIANSI UNTUK PETANI LEE MENUNTUT “LAKSANAKAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG 174_K/TUN/2020 DAN TOLAK PK PT. SPN”

Pada tanggal 20 Mei 2020, Majelis Hakim Mahkamah Agung telah memusyawarahkan dan membacakan putusan pengadilan yang mengabulkan gugatan Petani Desa Lee Kecamatan Mori Atas Kabupaten Morowali Utara terhadap Badan Pertanahan Nasional Morowali Utara dan PT. Sinergi Perkebunan Nusantara.

Putusan itu berbunyi, bahwa Mahkamah Agung menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan yang diterbitkan Kantor Pertanahan Kabupaten Morowali Utara yaitu Sertifikat Hak Guna Usaha kepada PT. Sinergi Perkebunan Nusantara dengan Nomor 00026, tanggal 12 Juni 2009, Surat Ukur Nomor 00035/Morowali Utara/2016 yang terletak di Desa Lee, Kasingoli dan Gontara. Hak Guna Usaha tersebut seluas 1.895 Hektar.

Maka dengan itu, BPN Morowali Utara  diwajibkan untuk mencabut Sertifikat Hak Guna Usaha tersebut dari ketiga desa itu. Sebab, selama ini keberadaan HGU itu telah membuat petani kehilangan tanah. Perusahaan sawit PT. SPN, MENGGUSUR tanah petani di Desa Lee. Maka tidak ada tawar-menawar lagi selain melaksanakan putusan Mahkamah Agung.

Aliansi mendesak, agar Hakim di PTUN Palu tidak mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali PT. SPN dengan bukti baru yang mereka punya. Sebab pada kenyataanya, petani Desa Lee sudah memiliki hak atas tanah mereka sesuai keputusan pengadilan.

Perlu Aliansi tegaskan, bahwa perjuangan panjang Petani Desa Lee dalam mempertahankan tanahnya dari ancaman penggusuran, perampasan, dan intimidasi dari PT. SPN merupakan wujud nyata dari ketidakadilan Hukum dan Agraria bagi Petani.

Maka dari itu, sikap Aliansi sebagai berikut.  

ALIANSI MENUNTUT :

  • Cabut HGU PT. SPN
  • AUDIT asset PT. SPN
  • Periksa Dugaan Korupsi PT. SPN di Sektor SDA
  • Bentuk Panitia Khusus Penyelesaian Konflik Agraria di Sulteng
  • BUBARKAN ATR/BPN yang menyebabkan konflik Agraria.

Siaran Pers Lainnya..

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934