KPA Konsisten Dorong Lembaga Penyelesaian Konflik Agraria

KPA/Jakarta: Bersama Eva Bande, dan lembaga-lembaga lain seperti Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Sajogyo Institute (SAINS), Agra, Sawit Watch, Bina Desa, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP), dan Kiara, bertempat di Sekretariat Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Jakarta Selatan. Pada 14 Januari 2014, KPA bersama lembaga-lembaga tersebut, mengadakan sebuah agenda, dalam rangka menindak lanjuti tanggapan positif Presiden Jokowi, mengenai satgas konflik agraria yang dilontarkan oleh Eva Bande pasca diberikan grasi.
 
Mengenai sebuah lembaga yang bertugas menyelesaikan konflik agraria, KPA bersama jaringan sebenarnya telah mengajukan usulan tersebut kepada sejumlah presiden sebelum Presiden Jokowi, akan tetapi belum ada yang memberikan respon positif. Maka dari itu, mengingat masifnya konflik agraria di Indonesia, respon positif Presiden Jokowi menjadi sebuah peluang bagi pegiat agraria, untuk merapatkan barisan dan bekerja sama memperjuangkan hak-hak rakyat yang kehilangan akses terhadap tanah, dan kehilangan wilayah hidup, dengan cara mendorong pembentukan suatu lembaga pada masa pemerintahan Presiden Jokowi ini, yang berfungsi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
Abdon Nababan Sekjend AMAN menyatakan, perlu ada satu lembaga yang memberikan satu arena bertarung yang seimbang, antara rakyat yang biasanya menjadi korban, dan perusahaan, ketika sedang berkonflik. Untuk hal itu, Dewan Pakar KPA sekaligus Direktur SAINS Noer Fauzi Rachman mengusulkan suatu badan penyelesaian konflik agraria, berada langsung di bawah Presiden, selevel dengan Menteri, dan memiliki kewenangan mengoreksi putusan-putusan Kementrian lain. CR

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934