Rapat Akbar Gerakan Reforma Agraria Pemalang

Pemalang (kpa.or.id) – Pasca konsolidasi di Cilacap, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) melanjutkan Rapat Akbar Gerakan Reforma Agraria di Pemalang, 17 Februari 2021 di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, salah satu basis dari Serikat Tani Independen Pemalang (STIP).

Sekitar 350 petani anggota STIP di Desa Kendalrejo saat ini telah mereklaiming (menduduki kembali) 165 hektar HGU PT. Mackenzie yang telah ditelantarkan puluhan tahun lalu.

Awalnya, konsolidasi yang diselenggarakan di Balai Desa ini sempat akan dibubarkan Polsek Petarukan dengan alasan melanggar kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini ditambah oleh laporan Pemerintah Desa yang merasa tidak diberi tahu mengenai kegiatan ini. Padahal, surat pemberitahuan sudah diterima Kepala Desa tiga hari sebelumnya.

Melihat situasi tersebut, Kasdani perwakilan dari STIP mencoba menjelaskan dengan baik kepada aparat kepolisian dan desa mengenai maksud dan tujuan dari pertemuan ini, dan meyakinkan semua pihak bahwa pertemuan tersebut akan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan baik. Setelah berdiskusi, kedua belah pihak menyepekati agar pertemuan bisa dilanjutkan dengan syarat peserta tidak lebih dari 50 orang dengan batasan waktu pertemuan hingga pukul 12.00 WIB.

Meski sempat mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan, para kader STIP tetap semangat melanjutkan rapat konsolidasi ini. Terutama para perempuan yang telah berkumpul sejak pagi untuk mengikuti pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Roni Septian Maulana, Kepala Departemen Advokasi KPA berpesan pentingnya penguatan organisasi STIP dalam perjuangan hak atas tanah.

“Terus melakukan penguatan data subjek dan objek dalam rangka penyelesaian konflik yang tengah dihadapi oleh petani,” sambungnya.

Di tengah diskusi, perwakilan petani dari 5 Organisasi Tani Lokal (OTL) STIP mennyampaikan persoalan yang tengah dihadapi para petani. Salah satunya penurunan produksi tambak ikan yang tengah mereka usahakan akibat tingginya curah hujan. Rencananya beberapa tambak tersebut akan dirubah menjadi areal persawahan.

Hal lain juga disampaikan oleh perempuan tani anggota STIP. Ia berkeinginan agar adanya pelebaran jalan usaha tani yang telah dibangun secara swadaya oleh seluruh anggota STIP di lokasi garapan agar memudahkan pengangkutan hasil tambak dan panen padi.

Desa Kendalrejo adalah satu Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) yang akan dipercepat proses penyelesaiannya pada tahun ini. Beberapa hari sebelumnya, Tim dari Kanwil BPN Jawa Tengah dan Kantah Pertanahan Pemalang telah meninjau lokasi tersebut. Fakta bawah lokasi ini telah dikuasai penuh dan digarap secara produktif menjadi nilai tawar bagi petani agar pemerintah segera melakukan redistribusi tanah.

Pada akhir pertemuan, seluruh anggota sepakat melakukan penataan sistem pertanian mereka agar ke depan lebih produktif lagi. Melakukan penguatan organisasi melalui pendidikan dan kaderisasi untuk mewujudkan Desa Maju Reforma Agraria (Damara) di Pemalang.

 

Berita Lainnya

Kegiatan

Sekretariat Nasional KPA:

Jl. Pancoran Indah I Blok E3 No.1
Komplek Liga Mas Indah, Pancoran
Jakarta Selatan 12760, Indonesia
Telp: +62 21 7984540 Fax: +62 21 7993934